Nadin Amizah Rilis Moonlight, Lagu yang Ditulis Sejak SMA

Jakarta, Easy For Everyone Indonesia

Nadin Amizah

merilis single baru berjudul Moonlight pada Jumat (7/8). Lagu teranyar itu menjadi pembuka album ketiganya bertajuk Laika, Yang Ditinggalkan.

Nama Laika diambil dari anjing yang dikirim Uni Soviet ke luar angkasa pada 1957. Kisah Laika, menurut Nadin, menjadi inspirasi utama dalam album ketiganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski dirilis hari ini, Moonlight bukan lagu baru bagi Nadin. Ia mengaku telah menulis lagu itu sejak SMA dan beberapa kali membawakannya di atas panggung, tetapi belum pernah merekam maupun merilisnya secara resmi.

“Terutama zaman-zaman Sorai dan Rumpang, waktu belum punya album. Jadi setengah nostalgia,” kata Nadin dalam keterangan yang diterima

Easy For EveryoneIndonesia.com

.

Berbeda dari sebagian besar musiknya, Moonlight menggunakan lirik berbahasa Inggris. Nadin mengatakan hal itu karena lagu tersebut dibuat jauh sebelum ia memulai karier sebagai solois.

“Lagi-lagi, karena ini lagu lama. Ditulis waktu SMA, bahkan sebelum ‘Nadin Amizah’ seperti yang dikenal sekarang ada,” ujarnya.

[Gambas:Video Easy For Everyone]

Menurut Nadin, Moonlight dipilih sebagai single pembuka karena mampu menggambarkan suasana yang ingin ia bangun dalam album Laika, Yang Ditinggalkan.

“‘Moonlight’ sonically cocok banget buat memperkenalkan dunia Laika. Sebelum mengenal sosoknya, aku rasa kita harus tahu semestanya lebih dahulu,” kata Nadin.

“Kisah Laika punya impact yang cukup besar untukku. Terutama melihat bagaimana setiap makhluk berusaha mengisi kekosongan dalam dirinya, mendambakan cinta, mencari arti rumah, hingga satu waktu berubah menjadi amarah.”

Album tersebut digarap bersama 10 produser, di antaranya Lafa Pratomo, Baskara Putra, Enrico Octaviano, Otta Tarega, dan Feby Putri. Sementara untuk lagu Moonlight, Nadin bekerja sama dengan Dissa Kamajaya.

Nadin Amizah mulai dikenal lewat single Rumpang yang dirilis pada 2018. Sejak itu, ia merilis sejumlah lagu populer seperti Sorai, Bertaut, Amin Paling Serius, dan Rayuan Perempuan Gila.

Penyanyi berusia 26 tahun itu juga telah merilis dua album studio, yakni Selamat Ulang Tahun (2020) dan Untuk Dunia, Cinta, & Kotornya (2023).

Pada 2025, Nadin tercatat sebagai artis perempuan Indonesia yang paling banyak didengarkan di Spotify.

Kariernya di industri musik turut diganjar empat piala AMI Awards, termasuk kategori Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik (2019, 2020, 2024) serta Pendatang Baru Terbaik pada 2019.

[Gambas:Youtube]

(van/chri)

Baca lagi: FOTO: Sodom dan Gomorra, Operasi Polisi Bongkar Prostitusi Lima

Baca lagi: 7 Cara Ampuh Cegah Kucing Tetangga Boker di Pekarangan Rumah

Baca lagi: Ini Alasan Meghan Markle Ultah ‘Sendiri’, Tanpa Ucapan dari Kerajaan

8 Responses

  1. Apresiasi setinggi-tingginya untuk penulis artikel ini. Tulisan ini tidak hanya sekadar informatif, melainkan juga memiliki kedalaman filosofis dan praktis sekaligus. Gaya penulisan yang rapi serta pilihan kata yang tepat menjadikan bacaan ini sangat menyenangkan untuk dinikmati hingga baris terakhir. bejo88

  2. Jarang sekali menemukan artikel yang mampu menyajikan data dan argumen secara seimbang seperti ini. Ulasan di poin kedua benar-benar memberikan perspektif yang berbeda. Terima kasih penulis, karya ini sangat layak untuk dijadikan referensi!genting138 link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: